Eksim
atau sering disebut eksema, atau dermatitis adalah peradangan hebat
yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada
kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Istilah eksim juga
digunakan untuk sekelompok kondisi yang menyebabkan perubahan pola pada
kulit dan menimbulkan perubahan spesifik di bagian permukaan. Istilah
ini diambil dari Bahasa Yunani yang berarti ‘mendidih atau mengalir
keluar’.
Beberapa faktor material yang dapat
memperburuk eksim adalah pasir, debu, deterjen, sabun, busa sabun,
parfum, stres, gangguan emosi, klorin, serta penggarukan dan
penggosokan. Suhu lingkungan yang ekstrem, seperti cuaca dingin dengan
kelembaban yang rendah dan udara kering, juga memperburuk penyakit ini.
Pada beberapa kasus, alergi terhadap makanan juga memengaruhi eksim.
Contohnya makanan seperti susu sapi, ikan, telur, jeruk, kacang, dan
gandum.
Gejala utama dari timbulnya eksim ringan
adalah daerah halus, sedikit memerah kering, bersisik, dapat menimbulkan
gatal ataupun tidak, dan biasanya terdapat pada kaki atau lengan. Pada
penderita eksim akut, kulit akan mengalami gatal yang intens, biasanya
terjadi di bagian depan siku, belakang lutut, dan wajah. Namun, setiap
daerah kulit mungkin terpengaruh. Selanjutnya, kulit menjadi lebih
sensitif terhadap kain gatal, terutama wol. Pada musim dingin, eksim
akan menjadi makin parah karena udara di dalam ruangan sangat kering.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar